Man United Langsung Dapat Putusan Penalti Amad Setelah VAR Konfirmasi Keputusan Wasit

Kontroversi Penalti di Old Trafford

Mantan kiper timnas Inggris, Paul Robinson, meyakini bahwa Manchester United seharusnya mendapatkan penalti yang jelas pada babak pertama saat menghadapi Brighton & Hove Albion. Dalam pertandingan yang berlangsung di Old Trafford, Amad Diallo terjatuh di kotak penalti Brighton setelah terjadi kontak dengan bek lawan, Maxim De Cuyper. Namun, wasit yang memimpin pertandingan memutuskan untuk tidak memberikan penalti, dan keputusan tersebut kemudian dikonfirmasi oleh VAR.

Insiden ini terjadi ketika Amad menerima umpan di dalam kotak penalti dan mencoba melewati De Cuyper. Bek Brighton itu tampak melakukan kontak dengan kaki Amad, yang membuat pemain muda asal Pantai Gading tersebut terjatuh. Para pemain Manchester United langsung melakukan protes kepada wasit, meminta penalti. Namun, wasit tetap pada keputusannya dan VAR pun tidak mengubah keputusan tersebut setelah melakukan peninjauan singkat.

Paul Robinson, yang menjadi komentator pertandingan, menyatakan bahwa keputusan wasit dan VAR sangat merugikan Manchester United. Menurutnya, kontak yang terjadi sudah cukup untuk dianggap sebagai pelanggaran dan seharusnya berbuah penalti bagi tim tuan rumah.

Pendapat Para Pakar dan Reaksi di Lapangan

Robinson mengatakan, “Saya benar-benar tidak mengerti mengapa itu bukan penalti. Amad jelas-jelas dijatuhkan setelah kontak dari De Cuyper. Jika itu terjadi di area lain di lapangan, wasit pasti akan meniup peluit untuk pelanggaran. Saya rasa VAR seharusnya meminta wasit untuk melihat ulang insiden tersebut di monitor.”

Keputusan ini memicu perdebatan di antara para pengamat dan mantan pemain. Banyak yang menilai bahwa Manchester United dirugikan oleh keputusan wasit dan VAR. Beberapa penggemar di media sosial juga meluapkan kekecewaan mereka, menyebut bahwa insiden tersebut adalah contoh lain dari inkonsistensi penggunaan VAR di Premier League musim ini.

Sementara itu, pelatih Manchester United, Erik ten Hag, terlihat frustrasi di pinggir lapangan. Ia beberapa kali terlihat berbicara dengan ofisial keempat, mempertanyakan keputusan wasit. Namun, setelah VAR mengonfirmasi keputusan awal, pertandingan pun dilanjutkan tanpa adanya penalti untuk United.

Dampak Keputusan VAR Terhadap Jalannya Pertandingan

Keputusan untuk tidak memberikan penalti kepada Manchester United pada babak pertama jelas memengaruhi jalannya pertandingan. Pada saat itu, skor masih imbang dan penalti bisa saja mengubah momentum pertandingan untuk tim tuan rumah. United yang sedang berjuang untuk mengamankan posisi di papan atas klasemen Premier League, sangat membutuhkan kemenangan di laga ini.

Brighton sendiri tampil cukup disiplin dalam bertahan dan beberapa kali mengancam melalui serangan balik. Namun, insiden di kotak penalti mereka menjadi sorotan utama karena dianggap sebagai momen krusial yang bisa menentukan hasil akhir pertandingan.

Paul Robinson menambahkan, “VAR seharusnya membantu wasit untuk mengambil keputusan yang benar, terutama dalam situasi penting seperti ini. Jika kita melihat tayangan ulang, jelas ada kontak dan Amad tidak melakukan diving. Saya pikir ini adalah penalti yang jelas.”

Kontroversi VAR di Premier League

Insiden ini menambah daftar panjang kontroversi terkait penggunaan VAR di Premier League musim ini. Banyak klub dan pelatih yang mengeluhkan inkonsistensi dalam pengambilan keputusan, terutama dalam situasi penalti dan offside. Beberapa pihak bahkan meminta agar sistem VAR dievaluasi ulang agar tidak merugikan salah satu tim.

Manchester United sendiri sudah beberapa kali merasa dirugikan oleh keputusan VAR musim ini. Para pendukung mereka semakin vokal dalam menuntut transparansi dan konsistensi dari para ofisial pertandingan.

Di sisi lain, Brighton & Hove Albion merasa lega karena tidak dihukum penalti dalam situasi tersebut. Pelatih mereka, Roberto De Zerbi, memilih untuk tidak terlalu banyak berkomentar mengenai insiden tersebut dan lebih fokus pada penampilan timnya di lapangan.

Kesimpulan

Keputusan wasit dan VAR untuk tidak memberikan penalti kepada Manchester United dalam laga melawan Brighton & Hove Albion di Old Trafford menuai banyak kritik. Paul Robinson dan sejumlah pengamat sepak bola menilai bahwa insiden yang melibatkan Amad Diallo dan Maxim De Cuyper seharusnya berbuah penalti untuk United. Kontroversi ini kembali menyoroti masalah inkonsistensi penggunaan VAR di Premier League dan menambah tekanan bagi para ofisial untuk memperbaiki sistem yang ada. Bagi Manchester United, keputusan ini menjadi salah satu faktor yang memengaruhi hasil pertandingan penting di kandang sendiri.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *